Apa yang Anda ketahui ketika mendengar kata "House of Sampoerna" ? Atau bahkan Anda pernah berkunjung kesana?
Hari Selasa lalu, tepatnya pada tanggal 7 Desember 2010, saya dan temen2 saya berkunjung kesana. Kesan pertama kali setelah saya sampai sana dan masuk ke dalam gedungnya adalah, aroma tembakau nya yang begitu menyengat. Saya sangat menikmati bau itu karena menurut saya bau2an tembakau itu lebih tercium seperti aroma terapi daripada bau tembakau yang biasanya. Lalu yang pertama kali saya lihat saat memasukinya adalah sebuah kolam ikan yang terlihat begitu segar dengan air mancurnya yang deras dan ikan2 mas yang sangat sehat (baca : gemuk).
House of Sampoerna terdiri dari 2 lantai, lantai 1 adalah museum tempat untuk tembakau2 yang digunakkan, produk2 yang telah dihasilkan, alat2 untuk memproduksi rokok dan sejarah pendiri2 Sampoerna.Dan untuk lantai 2 adalah tempat untuk memajang merchandise atau souvenir yang dapat kita beli, dan dari lantai 2 itu juga, kita bisa melihat pabrik rokok saat jam bekerja, tapi sayangnya saat saya kesana bertepatan dengan hari libur jadi tidak ada kegiatan produksi.
Lantai 1 dibagi menjadi 3 segmen, segmen yang pertama adalah tempat dipajangnya tembakau2 yang digunakkan dalam memproduksi rokok dan disana juga terdapat mesin untuk (mungkin) membakar/meng-oven tembakau2 tersebut.
Lalu pada segmen kedua adalah tempat dipajangnya foto2 para petinggi Sampoerna dan sejarah2nya, serta tempat dipajangnya berbagai macam bungkus korek dari jaman dahulu.
Di segmen ketiga, segmen yang paling saya sukai, karena disini tempat dipajangnya berbagai produk2 dari sampoerna yang di produksi di dalam negri maupun di luar ngeri, dan disini juga terdapat koleksi barang antik yaitu seoerangkat drumband, kereta delman, dan motor tua.
Dan di segmen ketiga ini juga terdapat sebuah mesin tradisional untuk memproduksi bungkus rokok.
Lalu setelah di lantai 1, saya beranjak ke lantai 2, disana saya melihat berbagai macam merchandise seperti kain batik, replika mesin pembuat bungkus rokok, kaos dan baju dll. Dan darisana juga saya dapat melihat sebuah pabrik rokok yang kosong karena memang hari itu para pekerjanya sedang libur. Tapi sangat disayangkan, saat di lantai 2 kami tidak diperbolehkan untuk mengambil foto.
Setelah puas melihat2 seisi House of Sampoerna, kami pun keluar dari gedung tersebut lalu pergi ke parkiran motor. Disitu kami melihat sebuah bis yang di desain sedemikian rupa dan itu menarik perhatian kami. Setelah kami mencari tahu untuk apa bis itu, ternyata bis itu digunakkan untuk mengantarkan para pengunjung House of Sampoerna berkeliling Surabaya, dan lagi2 sangat disayangkan, kami datang tidak tepat pada waktunya karena pengoperasian bis itu memliki jadwal tersendiri.
Dan jika Anda ingin menaiki bis ini, silahkan pilih jadwal yang sesuai dengan waktu Anda :
| REGULAR TOURS | DAY | SCHEDULE |
| Weekday | Tue to Thurs | |
| Heroes Monument - PTPN XI | 1. 10:00 - 11:00 | |
| Hok Ang Kiong Temple - Chinesche & Arab Kamp | 2. 13:00 - 14:00 | |
| Heroes Monument - PTPN XI | 3. 15:00 - 16:00 | |
| Weekend | Fri to Sun | |
| Balai Pemuda - City Hall - Cak Durasim | 1. 09:00 - 10:30 | |
| 2. 13:00 - 14:30 | ||
| 3. 15:00 - 16:30 | ||
* All tours depart from House of Sampoerna | ||















Tidak ada komentar:
Posting Komentar